Titik Nol S.H.M.I.L.Y #2

Sang fajar kembali menyongsong di pagi hari ini, dedaunan kini kembali ceria dengan tetesan embun.. dia yang disana mungkin sudah terbangun dari lelapnya tidur.. sedang kan disini tidak cukup sekali buat memikirkan dia yang yang bisa menghentikan waktu..

Kanda.. sebutan yang diberikan, seperti pewayangan yang ada di pulau jawa.. cinta atau ueforia, entah lah.. yang pastinya.. kanda hanya ingin membuat sang dewi nya terlihat bahagia.. seperti panglima perang yang rela mati demi sebuah perjuangan yang mengharapkan kemenangan. akhir- akhir ini, terlihat ada yang berbeda.. entah sang dewi yang mulai menyibukkan diri.. atau mungkin kanda yang terlalu khawatir??

 
Kanda dan dinda.. hm.. terkadang terdengar lucu di telinga, sebutan yang cukup unik.. penuh makna bagi mereka berdua, seperti abg yang lagi kasmaran.. hauhh.. kanda kanda kanda.. kenapa saat ini engkau begitu rapuh?? Kenapa begitu khawatir?? Dan kenapa begitu ragu?? Mungkin ini lah cinta, takut akan kehilangan atau takut akan ditinggal kan.. padahal kejadian seperti ini sudah kodrat.. empuNya.. sudah pasti akan datang masanya.. jika tidak karena sesuatu dia meninggalkan mu.. pasti waktu yang memisahkan kalian..
 
Sekarang aku terlihat seperti klise.. terlihat fana dimatanya.. di dalam doa tempat bersimpuh aku hadirkan dirimu dihadapan Tuhan ku.. berdoa agar sang dewi yang disana baik- baik saja.. selalu tersenyum dalam berbagai hal.. mungkin Dia mengabulkan doaku “dinda yang disana.. telah berbahagia, bahkan tanpa sang dewa nya??” Firasat.. atau bisikan ?? yang membuat diri ini terlalu berlebihan..



Tapi yang nama nya sebuah perjuangan cinta.. tidak akan berhenti hanya sebatas lamunan.. tidak akan tergoyah dengan badai kecemburuan..

“love is fight.. but not fighting”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

copyright © . all rights reserved. designed by XCisite