Seorang pengusaha bekerja secara cerdas dan rajin, sehingga bisnisnya terus manju, dan segera ia menyadari bahwa ia membutuhkan penasihat hukum yang akan direkrut sebagai karyawan. Dia mulai mewawancarai seorang pengacara muda.
"Seperti yang saya yakin anda bisa mengerti," ia mulai dengan salah satu pelamar pertama, "dalam bisnis seperti ini, integritas pribadi kita harus dapat dieprtanggungjawabkan." Pengusaha itu membungkuk ke depan. "Saudara Roni, apakah anda seorang pengacara yang jujur?"
"Mengesankan. Dan kasus apa itu?"
Pengacara muda itu menggeliat di kursinya dan mengakui, "Dia menggugat saya untuk mengembalikan uang itu."

Tidak ada komentar:
Posting Komentar