Angin, aku yakin engkau tahu atas semua isi hatiku dan aku tahu bahwa
engkaulah yang selalu setia menemaniku dalam sunyi dan sepi, setiap
saat aku hanya bisa mencurahkan seluruh isi hatiku kepadamu tanpa ada
sedikitpun rahasia bahkan terlalu dekat hatiku padamu, meski demikian
engkau tidak pernah bosan untuk mendengarkan keluh kesahku, engkau selalu memberi kesejukan, kehidupan bahkan semangat kepadaku dan memberiku kekuatan serta keyakinan.
Jika
aku bisa berbicara denganmu tentu begitu banyak hal yang akan engkau
ceritakan padaku dan memberiku jawaban atas semua resah dan gelisah yang
selalu menyelimuti gelap dan terangku meski aku tahu bahwa aku harus
kuat atas semua kabar atau cerita yang akan engkau sampaikan kepadaku.
Bisikanmu dikala senja itu membuatku bahagia, sangat bahagia. bisikan
itu membawaku jauh mengitari jagat raya yang sangat indah sehingga aku
sendiri takut, aku sangat takut akan sakit yang aku rasa ketika aku
harus terjatuh dari luasnya jagat raya yang begitu penuh dengan
keindahan dan semua itu akan terasa sakit, menyiksa hati dan jiwaku.
Meski
demikian aku tidak akan pernah putus asa dalam hal ini, aku akan selalu
berusaha dalam mencapai garis kehidupan dan aku yakin
dengan semua yang aku lakukan, usaha dan harapan. Keyakinan itu yang
membuatku kuat akan cobaan dalam penantian ini, karena sedikitpun tidak
akan pernah Tuhan membiarkan hamba-Nya terbaring menderita setelah
hamba-Nya bersusah payah dalam mencapai impian, harapan dan tujuannya,
karena Tuhan Maha adil lagi Maha bijaksana.
Dan kini aku hanya
bisa menguntaikan seluruh isi hatiku melalui tinta yang kutaburkan di
atas dokumen putih ini, aku hanya bisa seperti ini sebatas bercerita
berbagi tawa dan gelisah hanya denganmu dan kutitipkan salam, salamku
teruntuk kekasih hatiku, kemudian aku tambah memori ingatanku melalui
goresan pena yang sedikit kurus dan aku sadari kalau semua ini hanya
akan membuatku gila, yang mana aku tidak dapat berfikir lagi hingga
detik ini bahkan terdetak dalam benakku satu Tanya, “ mengapa semua ini
aku lakukan sedangkan aku sadar dan aku tahu kalau hal ini bisa
membuatku perih, lusuh bahkan jatuh tak berdaya “.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar