Titik Nol - Angin


Angin, aku yakin engkau tahu atas semua isi hatiku dan aku tahu bahwa engkaulah yang selalu setia menemaniku dalam sunyi dan sepi, setiap saat aku hanya bisa mencurahkan seluruh isi hatiku kepadamu tanpa ada sedikitpun rahasia bahkan terlalu dekat hatiku padamu, meski demikian engkau tidak pernah bosan untuk mendengarkan keluh kesahku, engkau selalu memberi kesejukan, kehidupan bahkan semangat kepadaku dan memberiku kekuatan serta keyakinan.

Jika aku bisa berbicara denganmu tentu begitu banyak hal yang akan engkau ceritakan padaku dan memberiku jawaban atas semua resah dan gelisah yang selalu menyelimuti gelap dan terangku meski aku tahu bahwa aku harus kuat atas semua kabar atau cerita yang akan engkau sampaikan kepadaku. Bisikanmu dikala senja itu membuatku bahagia, sangat bahagia. bisikan itu membawaku jauh mengitari jagat raya yang sangat indah sehingga aku sendiri takut, aku sangat takut akan sakit yang aku rasa ketika aku harus terjatuh dari luasnya jagat raya yang begitu penuh dengan keindahan dan semua itu akan terasa sakit, menyiksa hati dan jiwaku.

Meski demikian aku tidak akan pernah putus asa dalam hal ini, aku akan selalu berusaha dalam mencapai garis kehidupan dan aku yakin dengan semua yang aku lakukan, usaha dan harapan. Keyakinan itu yang membuatku kuat akan cobaan dalam penantian ini, karena sedikitpun tidak akan pernah Tuhan membiarkan hamba-Nya terbaring menderita setelah hamba-Nya bersusah payah dalam mencapai impian, harapan dan tujuannya, karena Tuhan Maha adil lagi Maha bijaksana.

Dan kini aku hanya bisa menguntaikan seluruh isi hatiku melalui tinta yang kutaburkan di atas dokumen putih ini, aku hanya bisa seperti ini sebatas bercerita berbagi tawa dan gelisah hanya denganmu dan kutitipkan salam, salamku teruntuk kekasih hatiku, kemudian aku tambah memori ingatanku melalui goresan pena yang sedikit kurus dan aku sadari kalau semua ini hanya akan membuatku gila, yang mana aku tidak dapat berfikir lagi hingga detik ini bahkan terdetak dalam benakku satu Tanya, “ mengapa semua ini aku lakukan sedangkan aku sadar dan aku tahu kalau hal ini bisa membuatku perih, lusuh bahkan jatuh tak berdaya “.

bersambung..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

copyright © . all rights reserved. designed by XCisite